Tanjungpinang, CNN Indonesia

Iwan, pelaku pembunuhan istri di Kelurahan Tanjung Batu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau mengaku menghabisi istrinya Risma Fatmawati pakai sikat gigi lantaran sakit hati.

Dia mengatakan, sejak dia pulang kerja dari toko melihat istrinya tidak pernah masak, tidak pernah mencuci pakaian, sehingga dia lakukan pekerjaan itu sendiri di rumah.

Menurutnya, setiap dia bertengkar dengan istri, mertuanya sering ikut campur dan meminta istrinya meninggalkannya untuk cari suami lain.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak hanya itu, dia juga mengklaim istrinya selingkuh dan memergokinya di hotel. Perselingkuhan istri sudah empat kali terjadi selama dia membina rumah tangga dengan istrinya.

“Sakit hati dan tidak bisa kontrol lagi lah,” Katanya saat diwawancara Minggu (5/5).

Bunuh istri pakai sikat gigi

Iwan kemudian merasa menyesal karena telah membunuh istrinya menggunakan sikat gigi yang di tusuknya ke bagian leher. Dia menyesal, lantaran memikirkan nasib masa depan anaknya tidak ada yang menjaganya.

“Ada bang, menyesal memikir anak tidak ada orang jaga. Dulu bersama – sama dengan anak, sekarang jauh,” kata Iwan.

Sementara itu, Kapolres Karimun, AKBP Fadli Agus, menyampaikan pada (4/5) malam, pelaku pulang dari kerja melihat istrinya tidak ada di rumah, diduga ke luar dengan selingkuhannya.

Saat itu dia pun langsung mengajak anaknya jalan-jalan ke luar. Sepulang dari jalan dia pun mengasuh anaknya tidur.

Saat di rumah, pelaku ke kamar mandi melihat sikat gigi yang terlintas dipikirannya untuk membunuh. Iwan laluu menggunakan sikat gigi yang dipatahkan ujungnya lalu diasah dan menunggu istrinya pulang. Pada saat istrinya pulang diajak berbicara malah terjadi pertengkaran.

“Akhirnya pelaku emosi, mencekik leher korban di kamar dua kali, memastikan meninggal dia menusukkan sikat gigi tersebut ke korban”, Jelas Fadli Agus.

Saat ini, pelaku sudah diamankan polisi di Mapolres Karimun untuk pemeriksaan lebih lanjut.

(arp/DAL)

[Gambas:Video CNN]





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *