Jakarta, CNN Indonesia

Massa buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) akan mengadakan demonstrasi memperingati Hari Buruh Internasional (May Day), Rabu (1/5) ini.

Titik pusat aksi akan digelar di sekitar kompleks Istana Kepresidenan. Namun, sebelum mencapai titik utama, massa akan terlebih dulu melakukan long march atau aksi berbaris berjalan bersama.

Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), Sunarno mengatakan long march akan dimulai dari Stasiun Dukuh Atas, dilanjutkan ke Bundaran HI, kemudian ke Gedung International Labour Organization (ILO) dan berakhir di Istana Negara.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Setelah dari Bundaran HI, rencananya mau ke Gedung ILO dan Istana Negara. Jadi ada 4 lokasi. Kita berangkat dari Jabotabek, Banten, Jakarta, dan Jabar, ada yang pakai bis, pakai motor, jadi nanti diturunin semua di Dukuh Atas itu, baru nanti kita jalan kaki ke Bundaran HI itu, baru ke Jalan Thamrin itu,” terang Sunarno kepada CNNIndonesia.com.

“Kalau memungkinkan, sampai di Istana,” imbuhnya.

Sunarno mengatakan long march ini akan dimulai dari pukul 10.00 WIB. Aksi diperkirakan selesai pukul 18.00 WIB, namun tidak menutup kemungkinan dapat lebih lama.

GEBRAK mengaku telah melaporkan aksi ini kepada Polda Metro Jaya dan Mabes Polri terkait izin pelaksanaan dan juga berpedoman kepada Undang-undang yang berlaku.

“Kalau koordinasinya itu kan kita mengikuti aturan Undang-undang nomor 9 tahun 1998, tentang menyampaikan pendapat di muka umum aja. Jadi, sudah pemberitahuan ke Polda Metro Jaya dan juga Mabes Polri,” kata dia.

Tema yang diangkat dalam aksi esok hari adalah “Rezim Oligarki “Jokowi” Perusak Demokrasi, Gagal Sejahterakan Rakyat, Bangun Kekuatan Politik Progresif & Rebut Kedaulatan Rakyat.

Massa yang tergabung dalam GEBRAK merupakan gabungan dari 30 aliansi lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak dalam isu ketenagakerjaan.

Massa tersebut terdiri berbagai elemen masyarakat mulai dari buruh, petani, mahasiswa, kaum miskin, nelayan, driver ojol, masyarakat adat, dan semua masyarakat yang tertindas.

Mereka berasal dari berbagai daerah, khususnya daerah dengan basis buruh yang besar seperti Jakarta, Bekasi, dan Karawang. Massa di daerah luar Jakarta juga akan menyampaikan tuntutannya di depan gedung pemerintahan di setiap daerah.

Salah satu anggota GEBRAK, Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI), mengklaim aksi Hari Buruh akan dihadiri 10.000 – 15.000 massa. 

(csp/rts/wis)

[Gambas:Video CNN]





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *