Jakarta, CNN Indonesia

Ketua RT 10 RW 2 Kelurahan Tegal Parang, Mampang Prapatan, Diniyah jadi salah satu saksi yang dipanggil untuk menyaksikan pemeriksaan anggota Polres Manado Brigadir RA yang ditemukan tewas dengan luka tembak di kepala.

Daniyah menjelaskan bahwa tubuh korban sudah tidak bernyawa ketika ditemukan oleh polisi pada Kamis (25/7)

Ia mengaku dihubungi oleh pihak Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) sekitar pukul 19.00 WIB untuk datang ke sebuah rumah nomor 20 di Jalan Mampang Prapatan 4 tersebut.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiba di rumah tersebut Daniyah mengaku diminta menyaksikan proses pemeriksaan diTKP. Dia melihat tubuh korban di dalam mobil dalam posisi duduk di kursi kemudi mobil, dan masih mengenakan sabuk pengaman.

Tubuh korban juga ditemukan dalam kondisi kepala yang miring ke arah kiri kursi sopir mobil, sebelum akhirnya dipindahkan ke kantong jenazah.

“Ya, mungkin dia udah enggak ada tenaga dan udah enggak ada nyawa juga, dia jatuh kayak gini, ke kiri, itu aja yang saya lihat semalam, gitu-gitu doang. Terus habis itu dipindahin ke kantong jenazah,” imbuhnya

Daniyah mengaku menyaksikan proses pemeriksaan tubuh korban. Pada tubuh mayat yang berada di TKP ia mengaku melihat darah yang mengalir dari hidung korban dan cipratan darah di bagian dalam mobil.

“Saya lihat sih sekilas, memang pas lagi di otopsi itu ya, ya keluar darah di sini, dari hidung, saya lihat, dan darah berceceran itu ada, apa cipratan ya di mobi, itu gitu doang yang saya lihat,” kata Daniyah.

Daniyah mengatakan ia melihat korban ditemukan dalam setelan kemeja hitam berlengan pendek, celana panjang, dan sepatu olahraga.

Mobil Toyota Alphard yang dikendarai korban terlihat dalam kondisi seperti baru menabrak mobil lain.

“Posisi kaya nabrak mobil lain. Ini posisi (mobil yang ditabrak) lagi terparkir kalau ini (posisi mobil yang dikendarai) kaya mobil mau keluar,” jelasnya.

Kndisi mobil yang dikendarai korban sedikit penyok di dekat handle pintu bagian kabin sopir.

Meskipun posisinya seperti habis menabrak, namun mobil sudah dalam posisi mati saat RT datang ke TKP.

“Pas saya datang sih sudah enggak, soalnya udah ramai pas saya sudah datang, semua sudah ada kapolsek dan staf-stafnya dan polres dan staf-stafnya udah datang,” jelasnya.

Brigadir RA ditemukan tewas di dalam mobil dengan luka tembak di bagian kepala. Jasadnya ditemukan di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal menyebut korban bunuh diri dengan cara menembak kepala sendiri.

Kesimpulan itu bersifat sementara setelah polisi memeriksa CCTV dan 13 saksi, termasuk Ibu Devi, pemilik rumah besar di Mampang yang menjadi lokasi korban tewas.

Ade menyebut korban diduga bunuh diri karena dugaan masalah pribadi.

“(Motif) Dugaan masalah pribadi, namun, masih akan kita dalami kepada pihak istri, keluarga dan kerabat,” ujar Ade.

(rts/csp/wis)

[Gambas:Video CNN]






Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *